Urgensi Mendidik Akhlak Buah Hati Sedari Dini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter

ditulis oleh: Galih Kurniawan, S.Pd

Syaikh Umar Bin Ahmad Baradja di dalam Kitabnya Akhlak lil Banin mengatakan bahwa wajib bagi seorang anak untuk berakhlak dengan akhlak yang baik. Seorang anak juga perlu melatih akhlaknya sejak dini, agar Allah SWT meridhoi dirinya, keluarganya mencintainya, dan semua orang menyayangi dirinya. Mendidik Akhlak sedari dini akan membangun akhlak anak saat menginjak dewasa.

Terkadang karena melihat anak-anak belum dewasa maka orang tua membiarkan anak tidak memperhatikan akhlak. Alih-alih menyayangi dan bersikap lembut kepada anak, orang tua tidak memperhatikan akhlak anak dalam aspek yang menyeluruh.

Diantara pembiaran orang tua misalnya membiarkan anaknya bangun siang hari tanpa mendirikan shalat subuh. Contoh lainnya seperti membiarkan anak menaikkan suara kepada orang tua, tidak menaati orang tua, bahkan berani memarahi orang tua.

Seringkali didengar ucapan, “biarkan saja mereka karena masih anak-anak. Nanti juga saat sudah dewasa mereka akan mengerti sendiri”
Ungkapan tersebut ada benarnya dan barangkali ada kelirunya. Ada benarnya karena akhlak tidak bisa dibangun dalam waktu yang singkat. Untuk membangun sebuah akhlak bisa jadi membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Ungkapan tersebut di atas bisa jadi keliru jika salah tafsiran. Maknanya cenderung berupa pembiaran atas perilaku anak. Orang tua membiarkan anaknya berakhlak buruk dengan harapan seiring waktu berjalan ia akan mengerti dan mengubah akhlaknya menjadi mulia.

Penulis teringat akan sebuah cerita seorang terdakwa hukuman mati yang menyesali cara mendidik ibu kandungnya. Sang ibu mendidik dengan membiarkan anak melakukan kejahatan. Alhasil sang anak terbiasa melakukan kejahatan dan berakhir di tempat yang mengenaskan.

Cerita di atas menjadi gambaran bahaya membiarkan anak terbiasa berbuat keburukan karena akan terbawa saat ia dewasa. Lebih jauhnya, saat anak tersebut memiliki anak maka khawatir akan menurunkan konsep pendidikan orang tuanya.

Kembali kepada kitab Akhlak lil Banin. Demikian penulis kitab tersebut mengungkapkan perlunya orang tua mendidik anak untuk belajar akhlak sedari dini. Masa kecil saat anak-anak masih mudah untuk dididik, diberi nasehat, dan diarahkan. Kalaupun terdapat kesulitan agaknya akan lebih sulit mengubah kepribadian saat anak sudah dewasa.

Mari kita berikhtiar dan bertawakal dalam mendidik sang buah hati. Semoga Allah SWT menganugerahkan anak-anak yang shalih, qurrata’ayun, dan senantiasa mendoakan kebaikan untuk kedua orang tuanya. Aamiin Ya Rabbal’alamin

Wallahualam bisshawab

Close Menu